Museum Penerangan 2025 Wrapped: Lampaui Target dengan 80 Ribu Pengunjung

21 January 2026
Museum Penerangan 2025 Wrapped: Lampaui Target dengan 80 Ribu Pengunjung

Januari - Museum Penerangan resmi mencatat pencapaian besar sepanjang tahun 2025. Lebih dari 82.000 orang telah mengunjungi Museum Penerangan baik yang dilakukan secara online maupun offline. Angka ini dapat menjadi bukti nyata bahwa Museum Penerangan berhasil break the record dari target tahunan yakni di angka 50 ribu pengunjung. Keberhasilan tersebut ini diraih dari upaya Museum Penerangan dalam melakukan pelayanan. Melalui konten yang memuat edukasi juga dilakukan Museum Penerangan agar jangkauan pesan yang ingin disampaikan tersebar luas. 

 

Berdasarkan laporan tahunan Layanan Publik 2025, data menunjukan bahwa audiens Museum Penerangan cukup beragam, mulai dari pengunjung TK-SD di angka 27,05%, SMP di angka 7,71%, SMA di angka 49,67%, Umum di angka 14,42%, Universitas di angka 0,38%, hingga wisatawan mancanegara di angka 0,76% juga ikut meramaikan Museum Penerangan.

 

Selain audiens yang bervariasi, Museum Penerangan sepanjang tahun 2025 melakukan program yang berdampak bagi masyarakat salah satunya melalui program Ruang Sensori, dimana program tersebut dihadiri oleh Teman Netra dengan tujuan agar mereka mendapatkan hak yang sama untuk merasakan pengalaman langsung dalam mengenal koleksi melalui sensoriknya. Telegraf, boneka unyil, kamera, dan mesin ketik hadir sebagai alat peraga untuk memperkenalkan koleksi alat komunikasi terdahulu kepada teman-temen Netra. 

 

Selain itu, kegiatan Telepon kaleng menjadi salah satu aktivitas Museum Penerangan mengedukasi masyarakat bahwa alat tersebut digunakan masyarakat terdahulu untuk berkomunikasi sebelum adanya alat komunikasi yang canggih seperti saat ini.  Koleksi mesin ketik yang tersedia di Museum Penerangan menjadi salah satu koleksi yang memiliki banyak peminatnya, hal ini dikarenakan pengunjung memiliki minat untuk mencoba pengalaman mengetik tanpa menggunakan teknologi canggih seperti saat ini. Muspen Try merupakan kegiatan program publik berupa simulasi profesi menjadi seorang reporter. Kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru bagi pengunjung untuk merasakan tantangan menjadi seorang pencari berita.

 

Pencapaian luar biasa pada tahun 2025 ini membuktikan bahwa Museum Penerangan bukan sekadar tempat penyimpanan koleksi sejarah komunikasi dan informasi, melainkan wadah buat menjaga warisan (legacy) para pahlawan komunikasi. Museum Penerangan sukses menjadi jembatan antara sejarah masa lalu bangsa Indonesia dan generasi saat ini hingga generasi seterusnya untuk mengetahui sejarah Indonesia yang tak ternilai harganya. Sejarah yang menjadi warisan bangsa ini bukan cuma soal masa lalu, tapi soal bagaimana kita menghormati dan membawa semangat juang itu ke masa depan. Generasi yang keren adalah generasi yang menghargai sejarah! (Yanlik Muspen)




Bagikan:
Berita Terkait
Beri Masukan Anda
Apakah anda memiliki masukan, pertanyaan, atau keluhan terhadap pelayanan website kami?