Karanganyar — Monumen Pers Nasional terus mendorong peningkatan literasi generasi muda melalui kegiatan Monpers Goes to School Tahun 2026 yang diselenggarakan di SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi upaya untuk memperkenalkan sejarah pers Indonesia, mengenalkan layanan Monumen Pers Nasional, serta meningkatkan kesadaran pelajar tentang pentingnya bijak bermedia di era digital.
Dalam sambutannya, Kepala Subbagian Tata Usaha Monumen Pers Nasional, Kuncoro Marhendro Suryo, menyampaikan pentingnya meningkatkan literasi di kalangan generasi muda. Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, kemampuan memahami dan menyikapi informasi secara tepat menjadi bekal penting bagi pelajar dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan Monpers Goes to School, Monumen Pers Nasional berupaya mendekatkan museum kepada pelajar sekaligus memperluas pemahaman mengenai sejarah pers dan peran media dalam masyarakat. Upaya ini juga menjadi bagian dari pengembangan fungsi museum sebagai ruang edukasi yang relevan dengan kebutuhan generasi muda.
Rangkaian kegiatan diisi dengan sosialisasi yang mencakup tiga materi utama, yaitu pengenalan singkat sejarah pers Indonesia, pengenalan layanan Monumen Pers Nasional, serta bijak bermedia di era digital.
Pada materi sejarah pers, para pelajar diperkenalkan dengan perjalanan pers Indonesia dan perannya dalam kehidupan masyarakat. Materi ini diharapkan dapat menumbuhkan pemahaman mengenai pers sebagai bagian penting dari perjalanan sejarah bangsa.
Selanjutnya, peserta mendapatkan pengenalan mengenai layanan Monumen Pers Nasional yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber belajar. Melalui koleksi dan informasi sejarah pers yang tersedia, Monumen Pers Nasional membuka kesempatan bagi pelajar untuk memperluas wawasan serta mengenal lebih dekat perkembangan pers Indonesia.
Materi ketiga membahas pentingnya bijak bermedia di era digital. Dalam sesi ini, pelajar diajak memahami empat aspek utama, yaitu kecakapan menggunakan teknologi, etika dalam berinteraksi, keamanan di ruang digital, serta membangun budaya digital yang positif. Pemahaman tersebut diharapkan dapat mendorong pelajar untuk lebih kritis dalam menerima informasi, memeriksa kebenaran sumber, menjaga keamanan diri, dan bertanggung jawab saat membagikan informasi melalui media digital.
Ketiga materi tersebut saling melengkapi dalam membangun pemahaman pelajar mengenai sejarah pers sekaligus tantangan penggunaan media pada masa kini. Dengan demikian, pembelajaran tidak hanya berfokus pada pengetahuan sejarah, tetapi juga pada kemampuan menerapkan literasi media dalam kehidupan sehari-hari.
Selain sosialisasi, kegiatan Monpers Goes to School juga mencakup pemilihan Duta Monumen Pers Nasional. Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas pengenalan Monumen Pers Nasional di kalangan generasi muda. Melalui peran duta, diharapkan informasi mengenai sejarah pers, layanan museum, dan pentingnya literasi dapat menjangkau lebih banyak pelajar serta mendorong keterlibatan mereka dalam kegiatan edukasi.
Rangkaian kegiatan juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama. Penandatanganan ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi dalam mendukung kegiatan edukasi dan penguatan literasi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat membuka peluang pelaksanaan program bersama yang bermanfaat bagi pengembangan wawasan dan pengetahuan peserta didik.
Melalui Monpers Goes to School, Monumen Pers Nasional berupaya memperkuat hubungan antara museum dan satuan pendidikan dalam menghadirkan pembelajaran yang dekat dengan kehidupan generasi muda. Museum tidak hanya menjadi tempat untuk mengenal dan mempelajari koleksi sejarah, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan pengetahuan, sikap kritis, serta kesadaran akan pentingnya penggunaan media secara bijak.
Ke depan, Monumen Pers Nasional terus mendorong pelaksanaan program edukasi dan kerja sama yang mendukung peningkatan literasi masyarakat. Melalui pengenalan sejarah pers, pemanfaatan layanan museum, dan penguatan literasi media digital, Monumen Pers Nasional berkomitmen menjadi ruang tumbuh literasi bagi generasi muda Indonesia.