Rayakan HUT ke-81 RI, Kemkomdigi dan KORPRI Gelar Vaksinasi HPV: Wujudkan Perempuan Merdeka dari Kanker Serviks

20 August 2026
Rayakan HUT ke-81 RI, Kemkomdigi dan KORPRI Gelar Vaksinasi HPV: Wujudkan Perempuan Merdeka dari Kanker Serviks
JAKARTA, 20 Agustus 2026 – Semangat kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 diwujudkan secara nyata oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) melalui langkah konkret perlindungan kesehatan perempuan. Bersama Dewan Pengurus KORPRI Nasional, KORPRI Kemkomdigi kembali menggelar vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) dosis ketiga dengan mengusung tema “Perempuan Indonesia Merdeka dari Kanker Serviks”.
 
 
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kementerian Kemkomdigi pada Rabu (19/8/2026) ini merupakan rangkaian lanjutan dari program nasional Sejuta Vaksin HPV. Hingga pelaksanaan dosis ketiga ini, tercatat hampir 2.000 dosis vaksin telah berhasil disalurkan melalui tiga kali gelombang kegiatan di lingkungan Kemkomdigi.
 
 
Sekretaris Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Kesehatan, Kesejahteraan, dan Pengabdian Masyarakat KORPRI Kemkomdigi, Mediodecci Lustarini, menyatakan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi.
 
 
 
"Alhamdulillah hari ini kita sudah mencapai dosis ketiga. Rata-rata kehadiran peserta pada setiap gelombangnya mencapai lebih dari 650 orang. Untuk hari ini, panitia menyediakan 800 dosis dan hingga siang hari pendaftar telah mencapai sekitar 670 orang," ujar Mediodecci.
 
 
Akses Inklusif dan Harga Terjangkau Program ini tidak hanya eksklusif untuk pegawai perempuan Kemkomdigi. Akses vaksinasi dibuka secara inklusif bagi keluarga ASN (istri dan anak perempuan), serta masyarakat sekitar yang telah berkoordinasi dengan panitia. Langkah ini diambil untuk mendukung target nasional Sejuta Vaksin HPV dan memudahkan masyarakat memperoleh perlindungan tanpa harus antre di fasilitas kesehatan umum.
 
 
Selain kemudahan akses, program ini menawarkan keunggulan berupa subsidi harga yang sangat signifikan. Berkat dukungan KORPRI Nasional dan mitranya, vaksin HPV dapat diperoleh dengan harga spesial Rp290.000 per dosis.
 
 
"Harga ini jauh lebih rendah dibandingkan layanan serupa di rumah sakit atau klinik yang umumnya berkisar antara Rp1,2 juta hingga Rp3 juta per dosis. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi kesehatan perempuan," tambah Mediodecci.
 
 
Ekspansi ke Daerah dan Rencana Vaksinasi Laki-laki Ke depannya, KORPRI Kemkomdigi akan menduplikasi dan memperluas program ini ke berbagai wilayah Indonesia. Koordinasi tengah dilakukan dengan struktur KORPRI di unit daerah seperti Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio (Balmon), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), serta lembaga penyiaran publik TVRI dan RRI.
 
 
Hariyadi Wibowo, Ketua Departemen Perlindungan Kesehatan sekaligus Koordinator Program Sejuta Vaksin HPV di Dewan Pengurus KORPRI Nasional (DPKN)
 
Pengurus Dewan Pengurus KORPRI Nasional sekaligus Ketua Departemen Perlindungan Kesehatan, Hariyadi Wibowo, mengapresiasi capaian KORPRI Kemkomdigi. Ia menegaskan bahwa program Sejuta Vaksin HPV pada tahun 2026 memprioritaskan perempuan.
 
 
"Harapannya, target satu juta vaksin HPV dapat terlingkupi sepanjang tahun 2026 ini. Sebagai langkah selanjutnya, pada tahun 2027 KORPRI Nasional akan membahas dan menyiapkan program vaksinasi HPV bagi laki-laki, mengingat HPV juga berdampak pada kesehatan pria," jelas Hariyadi.
 
 
Kemerdekaan Berarti Sehat dan Berdaya Senada dengan hal tersebut, Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi Sekretariat Jenderal Kemkomdigi, Imam Suwandi, menilai bahwa kesehatan adalah fondasi bagi perempuan untuk dapat menjalankan peran dan tugasnya secara optimal.
 
 
 
"Dalam momentum kemerdekaan RI ke-81, kita menginginkan perempuan Kemkomdigi dan Indonesia pada umumnya bebas dari ancaman penyakit. Merdeka artinya sehat, dan dengan kesehatan, kita bisa menjalankan tugas dan fungsi masing-masing untuk membangun bangsa," tutup Imam.
 
 
KORPRI Kemkomdigi berkomitmen untuk terus memperluas program ini. Semangat “Perempuan Indonesia Merdeka dari Kanker Serviks” diharapkan tidak hanya menjadi slogan, melainkan gerakan pencegahan kanker yang nyata, terukur, dan berkelanjutan.
Bagikan:
Berita Terkait
HUT RI 81