Museum Penerangan dan Langkah Baru untuk Tumbuh Bersama!

07 September 2026
Museum Penerangan dan Langkah Baru untuk Tumbuh Bersama!

Jakarta – Museum Penerangan menjadi ruang untuk memperkuat kembali semangat komunikasi publik yang dekat dengan masyarakat. Kehadiran Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media, Fifi Aleyda Yahya, di Museum Penerangan menjadi bagian dari upaya menjaga relevansi museum sebagai ruang edukasi sekaligus pengingat perjalanan panjang komunikasi dan informasi di Indonesia.

 

Museum Penerangan terus melangkah. Memasuki kepemimpinan baru, semangat untuk membawa Muspen menjadi ruang yang semakin dekat dengan masyarakat juga terus tumbuh.

Langkah tersebut menjadi bagian dari babak baru perjalanan Museum Penerangan bersama Rizki Andono Prakoso, Kepala Museum Penerangan yang baru. Berbagai capaian, pengalaman, hingga hal-hal yang masih perlu dikembangkan menjadi pijakan untuk melihat kembali bagaimana Muspen dapat terus hadir dan berkembang di tengah perubahan zaman.

 

Perjalanan itu juga mendapat perhatian dari Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media, yang berkesempatan mendengarkan langsung berbagai cerita, pengalaman, dan pandangan dari keluarga besar Museum Penerangan. Beragam pandangan yang muncul membawa satu benang merah yaitu, Museum Penerangan memiliki cerita yang besar untuk terus disampaikan.

 

Perhatian terhadap koleksi, infrastruktur, pelayanan, dan sumber daya manusia tetap menjadi bagian penting dari perjalanan Muspen. Namun, lebih dari itu, Muspen ingin terus menemukan cara untuk membuat setiap koleksi memiliki cerita yang mudah dipahami, setiap kunjungan memberikan pengalaman berkesan, dan setiap program membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal sejarah komunikasi Indonesia dengan cara yang lebih relevan.

 

Radio, televisi, kamera, mesin ketik, dan berbagai koleksi komunikasi lainnya bukan sekadar benda bersejarah. Masing-masing membawa cerita tentang bagaimana masyarakat Indonesia berkomunikasi, mendapatkan informasi, dan mengikuti perkembangan teknologi dari masa ke masa. Tantangannya kini, adalah bagaimana cerita tersebut dapat hadir dengan cara yang lebih dekat dengan generasi saat ini. Langkah menuju penguatan ruang digital, pengalaman yang lebih interaktif, kolaborasi dengan berbagai pihak, hingga pengembangan program menjadi bagian dari upaya tersebut.

 

Di tengah perubahan yang terus bergerak, Museum Penerangan tidak hanya berbicara tentang apa yang pernah terjadi, tetapi juga tentang bagaimana perjalanan itu terus menemukan maknanya hari ini. Muspen ingin terus menjadi ruang yang mengajak masyarakat melihat bahwa perubahan teknologi komunikasi bukan sekadar perkembangan alat, tetapi juga bagian dari perubahan cara kita hidup, berinteraksi, dan memperoleh informasi.

 

Sebab museum bukan hanya tentang apa yang dilihat di dalamnya, tetapi tentang apa yang kemudian tinggal dalam diri setiap orang yang datang.

Bagikan:
Berita Terkait