Surakarta — Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, melakukan kunjungan ke Monumen Pers Nasional yang berada di bawah naungan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada Senin, 5 Januari 2025. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya penguatan literasi media dan pemanfaatan arsip pers sebagai sumber edukasi publik.
Dalam kunjungan tersebut, Wakil Wali Kota Surakarta meninjau sejumlah fasilitas literasi yang dikelola oleh Monumen Pers Nasional. Tidak hanya melihat ruang pamer, Astrid Widayani juga mengunjungi ruang baca media cetak untuk meninjau secara langsung koleksi surat kabar lama dari berbagai periode sejarah pers Indonesia. Koleksi ini merupakan bagian penting dari arsip pers nasional yang berfungsi sebagai referensi sejarah, pendidikan, dan penelitian.
Kunjungan dilanjutkan dengan peninjauan proses digitalisasi arsip pers yang dilakukan oleh Monumen Pers Nasional. Digitalisasi arsip merupakan salah satu upaya Komdigi melalui Monumen Pers Nasional dalam menjaga kelestarian koleksi media cetak sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap arsip pers melalui teknologi digital. Upaya ini sejalan dengan komitmen Komdigi dalam mendorong transformasi digital di sektor informasi dan komunikasi, termasuk pelestarian konten bersejarah.
Selanjutnya, Wakil Wali Kota Surakarta mengunjungi Perpustakaan Monumen Pers Nasional yang menjadi fasilitas pendukung literasi dan budaya baca. Pada kesempatan tersebut, Astrid Widayani turut melakukan pembuatan kartu anggota perpustakaan Monumen Pers Nasional sebagai simbol dukungan terhadap pemanfaatan perpustakaan sebagai ruang belajar yang terbuka bagi masyarakat.
Astrid Widayani menyampaikan apresiasi atas peran Monumen Pers Nasional sebagai pusat literasi dan dokumentasi sejarah pers. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus meningkatkan kegemaran membaca sebagai upaya mengawal peradaban ke arah yang lebih baik, dimulai dari meningkatnya tingkat literasi di tengah masyarakat.
Melalui kunjungan ini, Komdigi berharap Monumen Pers Nasional dapat terus dimanfaatkan oleh pelajar, mahasiswa, peneliti, dan masyarakat umum sebagai sarana edukasi publik. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Komdigi dalam mendukung penguatan literasi media, pelestarian arsip pers nasional, serta peningkatan pemahaman masyarakat terhadap informasi yang akurat dan bertanggung jawab.