Perkembangan teknologi membuat cara masyarakat mengenal sejarah semakin beragam. Salah satunya melalui kegiatan Jelajah Virtual Museum yang diselenggarakan oleh Monumen Pers Nasional bekerja sama dengan Museum Penerangan. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 1 April 2026, pukul 09.00 hingga 11.00 WIB melalui aplikasi Zoom.
Melalui kegiatan ini, peserta diajak menjelajah museum tanpa harus datang langsung ke lokasi. Pemandu dari kedua museum membawa peserta melihat berbagai koleksi dan cerita di balik perjalanan media di Indonesia melalui tayangan visual dan penjelasan secara langsung.
Dalam rangkaian jelajah virtual tersebut, peserta juga diajak menelusuri sejarah penyiaran di Indonesia. Pembahasan mengenai penyiaran menjadi salah satu bagian penting dalam tur virtual kali ini, sekaligus untuk turut memeriahkan peringatan Hari Penyiaran Nasional.
Peserta diperkenalkan pada perkembangan awal radio sebagai media komunikasi yang memiliki peran besar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Dari masa awal kemunculannya hingga perkembangannya menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, penyiaran menunjukkan bagaimana teknologi komunikasi terus berkembang mengikuti kebutuhan zaman.
Berbagai cerita mengenai perjalanan penyiaran di Indonesia disampaikan secara menarik, dilengkapi dengan dokumentasi dan penjelasan mengenai koleksi yang dimiliki museum. Meskipun dilakukan secara daring, peserta dapat mengikuti penjelasan secara langsung, melihat koleksi yang ditampilkan melalui layar, hingga berinteraksi dengan pemandu melalui sesi tanya jawab.
Kolaborasi antara Monumen Pers Nasional dan Museum Penerangan ini menjadi salah satu upaya untuk memperluas jangkauan edukasi museum kepada masyarakat. Melalui jelajah virtual, siapa pun dapat belajar mengenai sejarah media dan penyiaran di Indonesia dari mana saja.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa museum tidak hanya menjadi ruang penyimpanan sejarah, tetapi juga ruang belajar yang terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat masa kini.