Iklan sebagai Cermin Budaya: Membaca Masyarakat Lewat Bahasa Promosi

12 February 2026
Iklan sebagai Cermin Budaya: Membaca Masyarakat Lewat Bahasa Promosi

Surakarta, 11 Februari 2026 — Monumen Pers Nasional kembali menghadirkan ruang diskusi kritis melalui seminar bertajuk “Iklan sebagai Cermin Budaya”, yang digelar pada Rabu, 11 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Monpers Festbruari 2026, sebuah festival tahunan yang mengajak publik untuk membaca ulang relasi pers, media, dan kebudayaan.

Seminar ini mengulas iklan tidak sekadar sebagai alat promosi, melainkan sebagai teks budaya yang merekam nilai, aspirasi, hingga perubahan cara pandang masyarakat dari waktu ke waktu. Melalui iklan, publik diajak melihat bagaimana konsep tentang gaya hidup, identitas, gender, kelas sosial, hingga moralitas dibentuk dan dinegosiasikan.

Hadir sebagai narasumber, Iwan Awaluddin Yusuf, Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia (UII), memaparkan iklan dari perspektif kajian komunikasi dan budaya. Ia menyoroti bagaimana bahasa visual dan naratif dalam iklan merefleksikan kondisi sosial pada masanya, sekaligus berperan aktif dalam membentuk kesadaran publik.

Sementara itu, Muhidin M. Dahlan, penulis dan penggiat literasi dari Warung Arsip, mengajak peserta melihat iklan sebagai bagian dari arsip kebudayaan. Melalui pendekatan historis dan kritis, ia menunjukkan bahwa iklan dapat dibaca sebagai jejak ingatan kolektif—menyimpan cerita tentang selera, kecemasan, hingga mimpi masyarakat di berbagai periode.

Kegiatan seminar dilaksanakan secara hybrid, bertempat di Monumen Pers Nasional dan melalui platform Zoom, sehingga dapat diikuti oleh peserta dari berbagai daerah. Seminar berlangsung pukul 08.30 hingga 13.00 WIB, dengan antusiasme peserta yang aktif berdiskusi dan berbagi pandangan.

Melalui seminar ini, Monumen Pers Nasional menegaskan perannya sebagai ruang edukasi dan refleksi publik, sekaligus memperluas cara pandang masyarakat terhadap iklan—bukan hanya sebagai pesan ekonomi, tetapi juga sebagai cermin budaya yang terus bergerak mengikuti zaman.

Bagikan:
Berita Terkait
Beri Masukan Anda
Apakah anda memiliki masukan, pertanyaan, atau keluhan terhadap pelayanan website kami?