6 Tips Agar Anak Aman Berinternet

23 July 2026
6 Tips Agar Anak Aman Berinternet

Pemandangan anak yang asyik bermain game saat makan di restoran kini bukan lagi hal yang asing. Bahkan, tak sedikit orang tua yang memberikan handphone agar anak tetap tenang selama makan. Melihat hal itu, telah disadari bahwa dunia digital kini tumbuh bersama anak-anak. Karena itulah, yang perlu kita pikirkan bukan lagi apakah anak boleh menggunakan internet, melainkan bagaimana memastikan mereka dapat menggunakannya dengan aman dan bijak.

Tahukah kamu? Hampir seluruh anak Indonesia kini telah menggunakan internet. Berdasarkan Survei APJII, tingkat penetrasi internet di Indonesia mencapai hampir 80 persen. Sementara itu, UNICEF mencatat bahwa 99,4% anak Indonesia menggunakan internet dengan rata-rata waktu penggunaan 5,4 jam setiap hari. Hal ini menunjukkan bahwa ruang digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari anak.

 

Di balik berbagai manfaatnya, internet bukan hanya menjadi sarana hiburan. Ruang digital juga dapat menjadi tempat bagi anak untuk belajar, mencari informasi, menemukan hobi, hingga mengembangkan kreativitas. Dengan berbagai aplikasi yang tepat, anak dapat mengasah kemampuan berpikir, menghasilkan karya, serta mengeksplorasi minat dan bakatnya.

 

Namun, semakin sering anak beraktivitas di dunia digital, semakin penting pula peran orang tua dalam mendampingi mereka. Komdigi menegaskan bahwa anak tetap dapat memanfaatkan internet, tetapi perlu terlindungi dari berbagai risiko digital melalui pendampingan serta pemanfaatan ruang digital yang positif.

 

Meski menawarkan banyak peluang, internet juga memiliki tantangan yang perlu diwaspadai. Mulai dari penyebaran hoaks, perundungan siber (cyberbullying), konten yang tidak sesuai usia, hingga kebocoran data pribadi. Tanpa pendampingan orang tua, berbagai risiko tersebut dapat lebih mudah dialami anak.

 

Agar internet menjadi ruang yang aman sekaligus bermanfaat, orang tua dapat menerapkan beberapa langkah sederhana berikut.

  1. Dampingi anak saat menggunakan internet dan ajak mereka berdiskusi.
  2. Ajarkan anak pentingnya menjaga privasi di dunia digital.
  3. Biasakan anak mengecek dan memverifikasi informasi sebelum mempercayainya.
  4. Dorong anak memanfaatkan internet untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan minat.
  5. Aktifkan fitur keamanan seperti Parental Control dan SafeSearch.
  6. Batasi waktu penggunaan layar (screen time) sesuai usia anak.

 

Anak berhak tumbuh di ruang digital yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan mereka. Semangat ini juga sejalan dengan PP TUNAS yang mendorong terciptanya ekosistem digital yang lebih aman bagi anak. Dengan pendampingan yang tepat, orang tua dapat membantu anak memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi secara positif.

Mari menjadi pendamping digital bagi generasi masa depan. Selamat Hari Anak Nasional! (Humas KPM)

Bagikan:
Berita Terkait
Beri Masukan Anda
Apakah anda memiliki masukan, pertanyaan, atau keluhan terhadap pelayanan website kami?